Kajian Manajemen Rekayasa Lalu Lintas di Simpang Perawang-Minas Kabupaten Siak

Autor(s): Fedrickson Haradongan
DOI: 10.25104/jptd.v21i2.1570

Abstract

Simpang Perawang-Minas merupakan simpang tanpa sinyal dengan tiga lengan. Dengan belum adanya APILL (Alat Pengatur Isyarat Lalu Lintas) mengakibatkan arus lalu lintas di sekitar simpang maupun di ruas jalan di lokasi tersebut menjadi berbahaya dan rawan dengan kecelakaan karena kecepatan kendaraan yang cukup tinggi dari hasil pengolahan data survei perhitungan lalu-lintas di simpang perawang minas menunjukkan bahwa total arus lalu-lintas rata-rata masuk simpang tiga perawang minas pada jam puncak (17.00-18.00) mencapai 1.045 smp/jam. Kecepatan rata rata kendaraan yang menuju simpang berkisar antara 50-70 km/jam, sehingga menjadi kawasan dengan resiko kecelakaan yang tinggi. Berdasarkan data dari dinas perhubungan kabupaten siak diatas jumlah laka lantas yang tercatat di polsek minas cukup tinggi dengan angka sebesar 381 (selama kurun waktu tahun 2011-2015). Berdasarkan beberapa syarat simpang APILL (Volume lalu lintas yang memasuki persimpangan rata-rata di atas 750 kendaraan/jam dan jumlah kecelakan diatas 5 kecelakaan/tahun), maka untuk meningkatkan pengendalian dan pengaturan simpang tiga perawang-minas, perlu dipertimbangkan untuk pemasangan APILL dan rambu lalu lintas serta penataan trotoar pada simpang tiga perawang minas.

Keywords

simpang; arus lalu lintas; kecelakaan; APILL.

Full Text:

PDF

References

Badan Pusat Statistik. 2016. Kabupaten Siak Dalam Angka 2015. Siak.

Clarkson H. Oglesby & R.Gary Hicks. 1988. Teknik Jalan Raya. Jakarta: Erlangga Jilid I.

Hobbs, F.D, 1995, Perencanaan dan Teknik Lalu Lintas, Penerbit Gadjah Mada University Press;

Departemen Pekerjaan Umum. 1997. Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Jakarta.

Morlok, E.K. 1998. Pengantar Teknik dan Perencanaan Transportasi. Jakarta: Erlangga.

Nazir, Moh. 2005. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Departemen Perhubungan. 2006. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 14 Tahun 2006 tentang Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan. Jakarta.

Pemerintah Republik Indonesia. 1993. Peraturan Pemerintah Nmor. 43 Tahun 1993 tentang Prasarana dan Lalu Lintas Jalan. Jakarta.

Departemen Perhubungan. 1996. Surat Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat No. 273/HK.105/DRJD/96 tentang Pedoman Teknis Pengaturan Lalu Lintas di Persimpangan Berdiri Sendiri dengan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas. Jakarta. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Kementerian Perhubungan. 2009. KM 62 Tahun 2003 tentang Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas. Jakarta.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.