Desain Model Instrumen Penyetaraan Nakhoda Kapal Untuk Jabatan Dosen Melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)

Autor(s): Antoni Arif Priadi, Tri Cahyadi, Damoyanto Purba
DOI: 10.25104/transla.v21i2.1279

Abstract

Nakhoda kapal dengan kualifikasi Ahli Nautika Tingkat-II (ANT-II)  merupakan  profesional yang memiliki pengetahuan dan pengalaman pada level tertinggi dalam sistem operasi kapal mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan, menganalisis, dan evaluasi. Berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) membuka peluang bagi para profesional seperti Nakhoda kapal untuk setara dengan jenjang tertentumenggunakan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Hal ini memungkinkan sebagai cara pemenuhan dosen pada pendidikan tinggi vokasi dari profesional atau industri. Penelitian deskripsi ini disajikan untuk menganalisis penyetaraan Nakhoda kapal ke dalam Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia melalui studi pustaka dan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nakhoda kapal dapat disetarakan dengan jenjang 8 Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia melalui desain instrumen penilaian yang disusun berdasarkan aspek kompetensi pengajaran dan kompetensi profesional.

Keywords

Nakhoda Kapal, ANT-II, KKNI, RPL, pendidikan tinggi vokasi pelayaran

Full Text:

PDF

References

Australian National Training Authority. 2003. Report to the Australian National Training Authority on its high-level review of training packages. Brisbane: ANTA.

Cleary, P., Whittaker, R., Gallacher, J., Merrill, B., Jokinen, L. & Carette, M. 2002. Social inclusion through APEL: The learner’s perspective. Comparative report, Centre for Research in Lifelong Learning, Glasgow Caledonian University.

Duriau, V. J., Reger, R. K., & Pfarrer, M. D. 2007. A Content Analysis of the Content Analysis Literature in Organization Studies: Research Themes, Data Sources, and Methodological Refinements. Journal of oganizational research method, 10(1), 5-34. https://doi.org/10.1177/1094428106289252.

Gallois, C & Callan, V. 1997. Culture and communication. A guidebook for practice. John Wiley & Sons, London.

Hager, P, Garrick, J & Risgalla, R. 2001. Soft skills for hard hats. Australian Training Review, March.

Hargreaves, J. 2006. Recognition of prior learning: At a glance. Adelaide: National Centre for Vocational Education Research.

Honneth, A. 1995. The Struggle for Recognition: The Moral Grammar of Social Conflicts. Cambridge: Polity Press.

Kearns, P. 2001. Review of research: Generic skills for the new economy. Adelaide: NCVER.

Krippendorff, K. 2004. Content analysis: An introduction to its methodology. Sage Publications, Inc.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 73 tahun 2013. Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Pendidikan Tinggi.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81 tahun 2014. Ijazah, Sertifikat Kompetensi, Dan Sertifikat Profesi Pendidikan Tinggi.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 tahun 2013. Pedoman Pengembangan Sistem Pendidikan dan Pelatihan Berbasis Kompetensi Di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri Dan Pemerintahan Daerah.

Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 8 tahun 2014. Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Berbasis Kompetensi.

Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 21 tahun 2014. Pedoman Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012. Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia. 17 Januari 2012. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 24. Jakarta

Smith, L & Navaratnam, K. 2002. Perceptions of employers regarding the desired outcomes of training programs and the factors promoting and inhibiting the achievement of those outcomes, in Envisioning practice—implementing change: Volume three, eds J Searle and D Roebuck, Australian Academic Press, Brisbane, pp142–8.

Smith, L. & Clayton, B. 2009. Recognising non-formal and informal learning. Participant insights and perspectives. Adelaide: National Centre for Vocational Education Research.

Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005, Guru dan Dosen, 30 Desember 2005. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157.Jakarta

Undang-Undang Nomor 12 tahun 2012, Pendidikan Tinggi, 10 Agustus 2012. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158.Jakarta

University of Georgia. 2012. Content Analysis site. Retrieved from https://www.terry.uga.edu/management/contentanalysis/resources/ on 1 November 2018.

Wheelahan, L, Miller, P., Newton, D, Dennis, N, Firth, J., Pascoe, S & Veenker, P. 2003. Recognition of Prior Learning: policy and practice in Australia, report to Australian Qualifications Framework Advisory Board.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.