Vol 16, No 2 (2018)

Perencanaan jalur sepeda Kota Blitar yang terintegrasi dengan stasiun dan terminal

herawati herawati

Abstract


Pada abad ke 21, terdapat beberapa alasan untuk meningkatkan moda bersepeda karena kemacetan dan beberapa permasalahan transportasi. Berdasarkan pada kondisi tersebut, Kota Blitar mengusulkan untuk melaksanakan program bersepeda dengan memberikan sepeda gratis untuk pelajar pada tingkatan Sekolah Menengah Pertama (SMPN). Dalam upaya untuk mewujudkan program tersebut maka perlu ditunjang oleh keberadaan sarana dan prasarana yang memadai dan aman seperti jalur sepeda. Tujuan dari kajian ini adalah melakukan perencanaan jalur sepeda di Kota Blitar sementara  metodologi yang digunakan untuk perencanaan tersebut seperti metode perencanaan fasilitas sepeda dari American Association of State Highway and Transportation Official (AASHTO), desain jalur sepeda berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) dan Pedoman perencanaan bersepeda di perkotaan dari Asosiasi Transportasi Perkotaan Nasional. Studi adalah menetapakan jalur sepeda yang menggunakan 4 (empat) prinsip perencanaan yang terdiri dari konektivitas dan keberlanjutan, keamanan, kenyamanan, dan kemenarikan. Perencanaan jalur sepeda yang dihasilkan dari studi ini berupa rute jalur sepeda yang terdiri dari rute utama, rute top local dan rute lokal.

Keywords


perencanaan, jalur sepeda, Kota Blitar

References


AASHTO (2012), Guide for Planning Design and Operational Bicycle Facilities, American Assositated od Highway and transportation officials. Amerika Serikat

Artiningsih dkk. (2011). Kajian Peluang Penerapan Jalur Sepeda Di Kota Semarang. Riptek, 5.

Basu A dan Vasudeva V, 2013, Effect of bicycle friendly roadway infrastructure on bicycling activities in urban India, 2nd Conference of Transportation Research Group of India (2nd CTRG), Procedia - Social and Behavioral Sciences 104 ( 2013 ) 1139 – 1148, ScienceDirect.

Blondiau T, 2016 , Economic benefits of increased cycling, 6th Transport Research Arena April 18-21, Transportation Research Procedia 14 ( 2016 ) 2306 – 2313, Elsevier.

Bolla 2011, Kajian Karakteristik Kecelakaan Sepeda Motor di Kota Surabaya, Jurnal Jurusan Teknik Sipil FST Undana hal 67-79, Surabaya.

BPS, 2015, Kota Blitar Dalam Angka 2015, Badan Pusat Statistik Kota Blitar, Blitar.

Bartuska et.al 2016, Posibilites of using the data for planning the cycling infrastructure, Word Multidisiciplinary Civil Engineering-Architecture-Urban Planning Symposium 2016, Procidea Engineering 161 (2016) 282-289.

Caltrans. (2006). Chapter 1000 Bikeway Planning and Design. Highway Design Manual, (1), 1–26. Retrieved from http://www.dot.ca.gov/hq/oppd/hdm/pdf/chp1000.pdf

Cerna A et.al 2014, Designing optimal routes for cycle-tourists, 17th Meeting of the EURO Working Group on Transportation, EWGT2014, 2-4 July 2014, Sevilla, Spain, Transportation Research Procedia 3 ( 2014 ) 856 – 865.

Dinas Pekerjaan Umum, 2015 dokumen Analisis Kinerja Jalan, Dinas Pekerjaan Umum Kota Blitar, Blitar.

Dinas Perhubungan, 2015, Perencanaan Jalur Sepeda Kota Blitar, Dinas Perhubungan Kota Blitar.

Direktorat Jenderal Bina Marga Republik Indonesia (1997). Manual Kapasitas Jalan Indonesia, Manual Kapasitas Jalan Indonesia ( MKJI). Bina Karya . Jakarta.

Diffner J, 2012, Handbook on sysling inclusive planning and promotion 2020, Institute for transportation planning and logistics, Hamburg University of Technologu, Hamburg.

Le TQ et al. 2016, A Study of Motorcycle Lane Design in Some Asian Countries, Sustainable Development of Civil, Urban and Transportation Engineering Conference, Procedia Engineering 142 ( 2016 ) 292 – 298, Science Direct.

Gasper et al. 2015, Designing single origin-destination itineraries for several classes of cycle-tourists, 18th Euro Working Group on Transportation, EWGT 2015, 14-16 July 2015, Delft, The Netherlands.

National Assosiation of City Transportation, 2013, Urban Bikeway Design Guide, Islandpress, Washinton.

Orden HG et al 2014, Bikeways and cycling urban mobility, XI Congreso de Ingeniería del Transporte (CIT 2014), Procedia - Social and Behavioral Sciences 160 ( 2014 ) 567 – 576, ScienceDirect.

Raha U dan Taweesin K, 2012, Encouraging the use of non-motorized in Bangkok, The 3rd International Conference on Sustainable Future for Human Security SUSTAIN 2012, Procedia Environmental Sciences 17 ( 2013 ) 444 – 451, Science Direct

Suzuki K et al. (2012), Proposal and Application of a New Method for Bicycle Network Planning, 8th International Conference on Traffic and Transportation Studies Changsha, China, August 1–3, Procedia - Social and Behavioral Sciences 43 ( 2012 ) 558 – 570

Malucello F et.al 2015, the case study of the first bike lane in the city of Napoli in Italy, EWGT2013 – 16th Meeting of the EURO Working Group on Transportation, Procedia - Social and Behavioral Sciences 111 ( 2014 ) 480 – 487, ScienceDirect.

Wang et al, 2016, Applying spatial-temporal analysis and retail location theory to public bikes site selection in Taipei, Transportation Research Part A 94 (2016) 45–61, ScienceDirect


Full Text: XML

DOI: 10.25104/mtm.v16i2.966

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
Bookmark and Share