Vol 16, No 2 (2018)

Integrasi Pelabuhan Trisakti dan angkutan umum dalam rangka peningkatan pelayanan transportasi

Elviana R Simbolon, S.Kom., M.MTr

Abstract


Salah satu pintu gerbang masuk dan keluar pulau Kalimantan adalah melalui Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Pelabuhan ini mempunyai peranan yang sangat penting dalam pelayanan transportasi regional terutama hubungan Jawa-Kalimantan yang dapat mendorong peningkatan mobilitas penumpang dan barang. Dengan perkembangan sektor ekonomi diperkirakan kebutuhan akan jasa transportasi dari tahun ketahun selalu meningkat. Untuk mengantisipasi perkembangan demand tersebut, maka pada sistem transportasi angkutan darat dan laut diperlukan adanya keterpaduan layanan antarmoda yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun desain keterpaduan koridor penghubung dan fasilitas pendukung pelabuhan Trisakti dan angkutan umum dalam rangka meningkatkan keterpaduan pelayanan transportasi, dimana dalam menyelesaikan kajian ini menggunakan metode gap analisis, customer satisfaction index dan whole system design dimana variabel yang diamati yaitu kedekatan, keterhubungan, kemudahan, keselamatan, keamanan, kemenarikan dengan hasil evaluasi kondisi eksisting yang ada di lapangan, usulan design solusi permasalahan, dan permasalahan serta solusi terkait integrasi pelabuhan Trisakti dan angkutan umum

Keywords


integrasi, customer satisfaction index, whole system design

References


Asmoko, H, 2013, Memahami Pohon Masalah, Modul Balai Diklat Kepemimpinan¸ Pusdiklat Pengembangan SDM, BPPK, Magelang

An Agency within the Departement for Regional Development, 2005, Bus Stop Design Guide

Emmanuel Adewumi, Dhiren Allopi, Quest Journals Journal of Architecture and Civil Engineering Volume 2 ~ Issue 1 (2014) pp: 01-09, Critical assessment of Port Elizabeth Bus Rapid Transit system

Erika Buchari, vol 8 edisi khusus No.3 Okt 2008, Angkutan Umum Multimoda, Alternatif Perencanaan Yang Sustainable, Jurnal Khusus FSTPT

Indonesia Infrastructure Initiative (IndII), 2011, Bus Improvement Project Phase 2 (Project Implementation Team), Bus Shelter Specification

Jurnal Sains Dan Seni Pomits Vol. 1, No. 1, (2013) 1-6, Desain Shelter Bus Dengan Konsep Berirama Untuk Menekan Permasalahan Antivandalisme dan Tindak Kejahatan Khusus Kota Surabaya

Panero, Julius. & Martin Zelnik, 2003, Dimensi Manusia Ruang dan Interior, Erlangga, Jakarta

Puslitbang Multimoda, 2013, Studi Penyusunan Pedoman Penilaian Tingkat Keterpaduan Transportasi Antarmoda

Transportation Planning, Engineering and Design, 2008, Hanover Bus Stop Feasibility Study

World Health Organization, 2013, Keselamatan Pejalan Kaki: Manual keselamatan jalan bagi pengambil keputusan dan praktisi, Global Road Safety Partnership Indonesia

Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor : 271/HK.105/DRJD/96 Tentang Pedoman Teknis Perekayasanaan Tempat Perhentian Kendaraan Penumpang Umum

SK Dirjen BM-No.032/T/BM/1999, Pedoman Perencanaan Jalur Pejalan Kaki Pada Jalan Umum


Full Text: XML

DOI: 10.25104/mtm.v16i2.970

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
Bookmark and Share