Perancangan Pengukuran Kinerja Terminal Ferry Sekupang Dengan Metode Balanced Scorecard

Febi Adnesia Angraini, Idqan Fahmi, Kemal Heryandri, Ruddy Suwandi

Article Metrics

Abstract view : 500 times
PDF - 39 times

Abstract

Transportasi laut merupakan sub sistem transportasi nasional terdiri dari elemen kegiatan angkutan laut, kepelabuhan, kelaiklautan kapal, kenavigasian serta penjagaan dan penyelamatan yang saling berinteraksi secara terpadu guna mewujudkan tersedianya angkutan laut yang efektif dan efisien. Balanced scorecard (BSC) sebagai alat analisis di dalam menganalisa kinerja Terminal Ferry Sekupang (TFS). Bagaimana pelaksanaan pengukuran dan apa yang dihasilkan menjadi masukan bagi perusahaan untuk perbaikan
di periode anggaran berikutnya. Objek penelitian yang diambil adalah semua pelanggan, karyawan dan pelaku bisnis dalam pelabuhan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara dan survai. Jumlah total responden ada 131 orang, yaitu semua pihak yang terkait dalam operasional pelabuhan. Metode pengolahan data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Identifikasi indikator kinerja dibangun berdasarkan kajian teoritis, survai lapangan, dan survai pakar menghasilkan 11 indikator kinerja utama yang tersebar dalam empat perspektif balanced scorecard. Hasil simulasi menunjukkan bahwa secara keseluruhan kinerja Sekupang Ferry Terminal tahun 2013 termasuk kedalam kategori excellent. Hal ini sesuai dengan perolehan total skor keseluruhan dari perspektif BSC sebesar
3,636.

Full Text:

PDF

References

Asfar AMI. 2009. Studi pengukuran kinerja PT.Pelindo

IV dengan pendekatan konsep balanced scorecard

[tesis]. Bandung (ID): Institut Teknologi

Bandung.

Firdaus AK. 2012. Tingkat kepuasan pengguna jasa

dalam pelayanan studi kasus PT ASDP Indonesia

Ferry di Pelabuhan Merak Banten [skripsi]. Banten

(ID): Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Handayani N. 2006. Perancangan alat pengukuran

kinerja PT. Primissima dengan metode balanced

scorecard [skripsi]. Surakarta (ID): Universitas

Sebelas Maret.

Irawati R. 2012. Analisis swot pelabuhan ferry

Sekupang Batam. Administrasi bisnis terapan

Politeknik Negeri Batam. 1(1): 1-15.

Kaplan RS, Norton DP. 2004. Strategi map: Converting

intangible assets into tangible outcomes. Boston:

Harvard Business School Press.

Kaplan RS, Norton DP. 1996. The balanced scorecard:

translating strategy into action. Boston: Harvard

Business School Press.

Kramadibrata S. 2002. Perencanaan pelabuhan.

Bandung (ID): Institut Teknologi Bandung.

Oktavia DS. 2013. Perancangan Balanced Scorecard

untuk pengembangan strategi di Seameo Biotrop

[tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Saaty TL. 1990. How to make a decision: The analytic

hierarchy process. European journal of operation

research. 48(1): 9-26.

Saaty TL. 2008. Decesion making with the analytic

hierarchy process. International journal of service

science. 1(1): 83-98.

Saaty TL. 2008a. The analytic hierarchy and analytic

network measurement processes: Applications to

decisions under risk. European journal of pure

and applied mathematics. 1(1): 122-196.

Sitompul HS. 2010. Evaluasi kinerja denagn metode

balanced scorecard pada Rumah Sakit Pelabuhan

Jakarta [skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian

Bogor.

Suhendi. 2012. Perancangan sistem pengukuran kinerja

MB-IPB dengan metode balanced scorecard [tesis].

Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Sujana IM. 2013. Perancangan pengukuran kinerja

pelabuhan penyeberangan dengan pendekatan balanced

scorecard PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)

cabang Surabaya [tesis]. Bandung (ID): Institut

Teknologi Bandung.

Sukmawati A. 2011. Model penciptaan pengetahuan

untuk meningkatkan keunggulan bersaing koperasi

susu di Indonesia [disertasi]. Bogor (ID): Institut

Pertanian Bogor.

Syahroni B. 2012. Analisa SWOT dan penyusunan

strategi pemasaran,pelabuhan, studi kasus

pelabuhan feri Internasional Sekupang [tesis].

Jakarta (ID): Universitas Terbuka.

Titisari MA. 2010. Perancangan sistem pengukuran

kinerja pada PDAM Lumajang dengan pendekatan

balanced scorecard [tesis]. Surabaya (ID). Universitas

Kartini (Unkar) Surabaya.

Wantara P, Irawati SA. 2009. Analisis kualitas

pelayanan dan kepuasan penumpang kapal ferry

pasca pembangunan Jembatan Suramadu. Jurnal

studi manajemen. 3(2): 29-40.

Witri PA. 2009. Perencanaan strategis meningkatkan

sinergi kinerja PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero)

dengan kantor cabangnya menggunakan peta stategi

dan arsitektur enterprise [tesis]. Surabaya (ID):

Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Wiweko H. 2008. Manajemen strategik. Jakarta (ID):

Pusat Pengembangan Bahan Ajar Universitas

Mercu Buana.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor

Tahun 2009 tentang Kepelabuhanan.

Warta Penelitian Perhubungan, Volume 26, Nomor 522 9, September 2014

Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia

Nomor PM. 26 Tahun 2012 tentang

Penyelenggaraan Angkutan Penyeberangan.

Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: KM.52

Tahun 2004 tentang Penyelenggaraan Pelabuhan

Penyeberangan.

Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut

Nomor UM 002/38/18/DJPL 2011 tentang

Standar Kinerja Pelayanan Operasional Pelabuhan

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Undang-undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang

Pelayaran.

Copyright (c) 2019 Warta Penelitian Perhubungan
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Jurnal Warta Penelitian Perhubungan have been indexed on: