Analisa Faktor Penyebab Kecelakaan Pada Ruas Jalan Ir. H. Alala Kota Kendari Ditinjau dari Prasarana dan Geometrik Jalan

Autor(s): Imam Samsudin
DOI: 10.25104/jptd.v21i1.1166

Abstract

Kecelakaan lalu lintas adalah aspek negatif dari peningkatan arus transportasi mobilitas tanpa peningkatan cepat didukung oleh infrastruktur yang menempatkan fungsi keselamatan. Untuk mengurangi jumlah kecelakaan yang ada perlu upaya pemerintah untuk meningkatkan keselamatan jalan dengan melihat faktor-faktor yang dominan. Dilihat dari analisis data, penelitian ini banyak dipandu oleh Standar Perencanaan Geometrik Jalan Kota. Hasil membukltikan bahwa kondisi yang ada saat ini dalam hal infrastruktur jalan masih sangat rendah, sehingga peralatan fasilitas apapun cara, seperti tanda-tanda, marking, dan fasilitas pejalan kaki. Selain itu, kondisi belokan yang rusak dan pembukaan liar oleh masyarakat sekitar, serta lokasi belokan berputar lurus ke persimpangan yang ada di jalan yang mengarah ke konflik. Adapun kesesuaian visibilitas dan radius putar juga masih belum memenuhi standar yang ada.

 

Keywords

infrastruktur jalan dan fasilitas peralatan; jarak pandang; radius putar; kondisi putar balik serta tata letak fasilitas di belakang putaran.

Full Text:

PDF

References

Direktorat Jenderal Bina Marga. 1990. Tata Cara Perencanaan Pemisah. Jakarta: Direktorat Pembinaan Jalan Kota.

Direktorat Jenderal Bina Marga. 1991. Spesifikasi Lampu Penerangan Jalan Perkotaan. Jakarta: Direktorat Pembinaan Jalan Kota.

Direktorat Jenderal Bina Marga. 1992. Standar Perencanaan Geometri Untuk Jalan Perkotaan. Jakarta: Direktorat Pembinaan Jalan Kota.

Munawar, Ahmad. 2004. Manajemen Lalu Lintas Perkotaan. Yogyakarta: Beta Offset.

Pemerintah Republik Indonesia. 2004. Undang-undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Jakarta.

Pemerintah Republik Indonesia. 2006. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM.14 Tahun 2006 tentang Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas. Jakarta.

Pemerintah Republik Indonesia. 2011. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2011 tentang Manajemen dan Rekayasa, Analisis Dampak, serta Manajemen Kebutuhan Lalu Lintas. Jakarta.

Pemerintah Republik Indonesia. Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Jakarta.

Putri Agustianto, Selvy., Martha, Shantika., Satyahadewi, Neva. 2018. Pemodelan Faktor Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas di Kalimantan Barat Dengan Metode Geographically Weighted Regression (GWR). Buletin Ilmiah Math, Stat, dan Terapan (Bimaster), Volume 07, No 4 (2018), hal 303-310.

Sukirman, Silvia. 1999. Dasar-dasar Perencanaan Geometri Jalan. Bandung: Penerbit Nova.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.