Evaluasi Kemanfaatan Rest Area Dalam Jaringan Jalan Tol Antar Kota (Studi Kasus Rest Area Cikopo-Palimanan (Cipali))

Autor(s): Tetty Sulastry Mardiana
DOI: 10.25104/jptd.v21i1.1236

Abstract

Ruas Jalan tol Cikampek-Palimanan (Cipali) adalah bagian dari jaringan jalan tol trans jawa, dan merupakan ruas tol terpanjang di Indonesia yaitu sepanjang 116,75 km. Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 tersebut antara lain diatur agar pada setiap ruas jalan tol antarkota harus dilengkapi dengan tempat istirahat (rest area) dan pelayanan untuk kepentingan pengguna jalan tol. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran manfaat rest area ruas jalan tol Cipali (studi kasus 1 rest area tipe A dan 1 rest area tipe B) dalam memenuhi kebutuhan dasar dan harapan pengguna jalan tol. Penelitian ini disampaikan secara deskriptif menggunakan pendekatan gabungan kualitatif dan kuantitatif. Setelah melalui proses pengolahan data maka hasilnya adalah tingkat kemanfaatan rest area menurut pengguna rest area menyatakan bahwa tingkat kemanfaatan rest area adalah sedang sampai tinggi tergantung jarak antara rest area, makin jauh jarak antar rest area makin tinggi tingkat kebutuhannya. Lokasi antar rest area di sepanjang ruas jalan tol Cipali sudah memenuhi peraturan yang berlaku, yaitu kurang dari 50 kilometer (jarak terjauh adalah 28,4 km dari rest area km 102 ke rest area Km 130). Lokasi rest area Km 130 dan 166 arah Palimanan berdasarkan Pedoman Teknis Cara Penentuan Lokasi Tempat Istirahat di Jalan Bebas Hambatan No.037/T/BM/1999, sudah melebihi ketentuan penentuan posisi atau jarak dari gerbang tol ke lokasi fasilitas tempat istirahat didasarkan tingkat kelelahan bagi pengemudi, yaitu berjarak 20,3 km (rest area Km 130) dan 8,7 km (rest area Km 166).

Keywords

Tol Cipali; rest area; kebijakan; tingkat kemanfaatan; kebutuhan dasar.

Full Text:

PDF

References

Banerjee, I. H. 2009. Rest areas: Reducing accidents involving driver fatigue. Berkeley: UC Berkeley Traffic Safety Center.

BOE (Boletín Oficial del Estado). 2015. Septiembre 29). Ley 37/2015, p. 37.

Elfiansyah, T. I. 2008. Fasilitas Rest area Tipe A Pada Ruas Jalan Tol Cipularang. Online. http://eprints.undip.ac.id.

González-Luque, J. Á.-G. 2002. La fatiga: cada cuánto hay que descansar. Tráfico. 152, 32.

Okezone.com. 2015. Sejak Diresmikan Juni 2015 Tol Cipali Renggut 40 Nyawa. Online. https://news.okezone.com. Diakses 15 Desember 2015.

Kementerian PU. 1999. Pedoman Teknis Cara Penentuan Lokasi Tempat Istirahat di Jalan Bebas Hambatan No. 037. Jakarta.

Kompas. 2016.). Tol Cipali Didominasi Mobil Pribadi dan Bus. Online. https://properti.kompas.com. Diakses 1 April 2016

Martin, A. R., & Acebo, H. P. 2018. Analysis of the Location of Service and Rest areas and their facilities in Spanish Paying Motorways. Transportation Research Procedia 33 , 4-11.

Kementerian Pemukiman dan Prasarana Wilayah. 2001. Keputusan Menteri Pemukiman Prasarana Wilayah No. 354 tentang Operasi Jalan Tol. Jakarta.

Republik Indonesia. 1990. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 1990 tentang Jalan Tol. Jakarta.

Republik Indonesia. 2005. Peraturan Pemrintah Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol. Jakarta.

Republik Indonesia. 2009. Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Jakarta.

Ulaikah Agustinah, W. W. 2015. Perencanaan dan Perancangan Rest area Wilayah Suramadu di Kabupaten Bangkalan Madura. Jurusan Arsitektur. Surabaya: Institut Teknologi Adhi Tama.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.