Perancangan Sistem Peringatan Longsor dan Deteksi Pergeseran Tanah Menggunakan Metode Telemetri

Autor(s): Sunardi Sunardi, Teguh Arifianto, Anindira Listy Hartisa, Arief Darmawan, Willy Artha Wirawan
DOI: 10.25104/jptd.v22i2.1618

Abstract

ABSTRACT

Design of Landslide Potential Warning System and Land Shifting Using Telemetry Method: According to the 2019 BNBP Performance Report, landslides are the fourth most frequent disaster in Indonesia, so we need a telemetry tool for land shifting. This system consists of ATMega328 Microcontroller, Linear Variable Differential Transformer sensor and rheostat, accelerometer sensor, rain gauge tipping bucket, and HC-12 wireless communication module. Normally, LVDT sensor reads ground shift in the 0-20 mm range, rheostat shifting up to 66 mm, accelerometer sensor reads data less than 20 deg and  rain gauge tipping bucket sensor generates the amount of rainfall below 50 mm/hour which is sent data regularly to user. Warning alarms installed in these prone area will sound if the LVDT sensor reads ground shift>30 mm, rheostat>51 mm, accelerometer sensor reads data more than 45°, and rain gauge tipping bucket sensor reads more than 70 mm/hour. This test produces measurable parameter data so that it can be displayed and provide warning information.

Keywords: alarm warning; ATMega 328; land shifting; landslides; telemetry.

ABSTRAK

Menurut Laporan Kinerja BNBP 2019, tanah longsor merupakan bencana yang sering terjadi urutan keempat di Indonesia, sehingga perlu suatu alat telemetri terhadap pergeseran tanah. Sistem ini terdiri atas Mikrokontroler ATMega328, sensor Linear Variable Differential Transformer dan rheostat, sensor accelerometer, sensor rain gauge tipping bucket, dan modul komunikasi wireless HC-12. Normalnya, sensor LVDT membaca pergeseran tanah pada range 0-20 mm, rheostat mampu melakukan pergeseran hingga 66 mm, sensor accelerometer membaca data kurang dari 20 deg, dan sensor rain gauge tipping bucket menghasilkan jumlah curah hujan dibawah 50 mm/jam yang kemudian data dikirim secara rutin ke user. Alarm peringatan yang terpasang di daerah rawan tersebut akan berbunyi jika sensor LVDT membaca pergeseran tanah >30 mm, rheostat >51 mm, sensor accelerometer membaca data lebih dari 45 derajat, dan sensor rain gauge tipping bucket membaca data lebih dari 70 mm/jam. Pengujian ini menghasilkan data parameter yang terukur sehingga dapat ditampilkan dan memberikan informasi peringatan.

Kata Kunci: alarm peringatan; ATMega 328; pergeseran tanah; tanah longsor; telemetri

Keywords

alarm peringatan; ATMega 328; pergeseran tanah; tanah longsor; telemetri

Full Text:

PDF

References

Anandan, N., & George, B. (2017). Design and Development of a Planar Linear Variable Differential Transformer for Displacement Sensing. IEEE Sensors Journal, 17(16), 5298–5305. https://doi.org/10.1109/JSEN.2017.2719101

Apc, M. R. F., Wahyuni, S., & Pauzi, G. A. (2016). Rancang Bangun Sistem Telemetri Pengukuran Suhu dan Kelembaban Udara Menggunakan Sensor SHT11 dengan. 04(01), 145–152.

Baidwan, K. I. S. (2015). Design of Linear Variable Differential Transformer (LVDT) Based Displacement Sensor with Wider Linear Range Characteristics. The International Journal Of Science & Technoledge, 3(4), 74–79.

Jefriyanto, W., Saka, B. G. M., & Djamal, M. (2019). Desain Prototype Sensor Pergeseran Tanah Dengan Menggunakan Sensor LVDT ( Linear Variable Differential Transformer ).

Jefriyanto, W., Satria, E., & Djamal, M. (2017). Pengembangan Sensor LVDT (Linear Variable Differential Transformer) dengan berbagai Konfigurasi. Prosiding Skf 2017, 66–73. http://portal.fmipa.itb.ac.id/skf2017/kfz/files/skf_2017_wilson_jefriyanto_d2ea4c0892398f71905bff675d6caff4.pdf

Nugroho, H. A., P, R. H., Sutanto, A. T., Instrumentasi-mkg, P., Tinggi, S., Klimatologi, M., & Jakarta, J. P. I. (2018). Rancang Bangun Real Time Monitoring dan Peringatan Dini Tanah Longsor Berbasis Risiko. 302–306.

Petchmaneelumka, W., Koodtalang, W., & Riewruja, V. (2019). Simple Technique for Linear-Range Extension of Linear Variable Differential Transformer. IEEE Sensors Journal, 19(13), 5045–5052. https://doi.org/10.1109/JSEN.2019.2902879

Pramono, I. B. (2009). Banjir dan Tanah Longsor.

Septianto, H. (2012). Rancang bangun pengkondisi sinyal pengukuran posisi untuk modul instrumentasi dan sistem kendali. 091321079.

Supriyadi, D. F. (2016). Sistem Monitoring Pergerakan Tanah Terhadap Potensi Longsor Secara Wireless Berbasis Mikrokontroller. ADLN - Perpustakaan Universitas Airlangga, Bagian Ii.

Yuhananisa P, Y. P., K, L., L, Rahil, W. S., & O, R. (2014). Sistem Telemetri Simulasi Mitigasi Bencana Kegempaan dan Deteksi Peningkatan Kadar Konduktivitas Belerang pada Gunung Berapi Berbasis Wireless 802.15.4. 4(2), 15–21.

Zasvia Hendri, W. (2013). Pembuatan dan Karakterisasi LVDT Sebagai Sensor Jarak. 2(3), 170–179.

Refbacks