Rute Aman Selamat Sekolah (RASS) di Kota Yogyakarta (Studi Kasus Jl. Kapten Pierre Tendean)

Autor(s): Liliany Liliany, Sigit Priyanto, Danang Parikesit
DOI: 10.25104/jptd.v21i1.976

Abstract

Pemerintah telah mencanangkan program Penerapan Rute Aman Selamat Sekolah (RASS) menurut Peraturan Menteri Nomor: PM 16 tahun 2016 yang ditargetkan untuk meningkatkan keselamatan anak sekolah, lingkungan yang sehat dan tertib berlalu lintas, serta kenyamanan dan keamanan dalam berlalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola perjalan siswa dari dan ke sekolah, penerapan Zona Selamat Sekolah (ZoSS), penerapan fasilitas pejalan kaki, penerapanjalur sepeda,dan penerapan rute angkutan umum pada zona pendidikan di Jl. Kapten Pierre Tendean. Hasil survei dianalisis dengan MKJI, Cross Tab, Pedestrian, dan Deskriptif. Hasil analisis pola perjalanan siswa kesekolah diketahui rute perjalanan terbanyak, jarak dari rumah siswa kesekolah dominan antara 2-5 km sebesar 44% dengan moda yang paling banyak digunakan untuk berangkat dan pulang sekolah adalah sepeda motor. Hasil analisis cross tab menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara jarak dan moda yang digunakan saat berangkat dan pulang sekolah. Kondisi lalu lintas zona pendidikan pada jam masuk sekolah waktu 06.00-07.00 volume kendaraan 1200,4 smp/jam, dengan kapasitas jalan sebesar 2517,91 smp/jam, derajat kejenuhan < 0,8, kecepatan kendaraan rata-rata 39,63 km/jam, sehingga diperlukan adanya ZoSS. Fasilitas pejalan kaki seperti fasilitas penyeberangan dengan pelican crossing, jalur sepeda menggunakan Jalur Sepeda Tipe A, dan pemeliharaan rambu-rambu lalu lintas. Jalur angkutan umum yang melintas di zona pendidikan hanya Bus Angkutan Umum AKDP, sedangkan Trans Jogja dan Angkutan Kota perlu menata jalur trayek yang ada.

Keywords

RASS; ZoSS; cross tab; pedestrian.

References

Arianto, S.B. dan Heriwibowo, D. 2016. Rute Aman Selamat Sekolah (RASS) di Kota Pekalongan. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Transpotasi Jalan dan Perkeretaapian.

Arisandi Y, Maulidya I, Sujatmiko R. 2015. Kajian Rute Aman Selamat Sekolah (RASS) di Kota Kediri. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Transpotasi Jalan dan Perkeretaapian.

Direktorat Jenderal Bina Marga. 1995. Tata Cara Perencanaan Fasilitas Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan. Jakarta.

Dolly Martin Turnip1, Budi Yulianto, Amirotul M.H.M. 2017. Analisis Kinerja Zona Selamat Sekolah pada Jalan Perkotaan Dengan Fungsi Jalan Arteri Sekunder (Studi Kasus SMP N 2 Boyolali dan SMP N 2 Klaten. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Hayati, N.N., Sulistyono, S., Sabiq, W. 2015. Strategi Peningkatan Kinerja Trayek Utama Angkutan Umum Perkotaan Jember. Bandar Lampung: Universitas Lampung.

Indonesia Infrastructure Initiative. 2015. Pedoman Pelaksanan Keselamatan Jalan di Sekitar Sekolah: Sebuah Pendekatan Sistem yang Aman. Kemitraan Australia Indonesia. Jakarta: Laporan Konsultan.

Jubaedah, Siti, et al. 2014. Modul Analisis Statistika Dengan Metode Cross Tab(Tabulasi Silang). Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Kementerian Perhubungan. 2014. Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor: SK. 1304/AJ.403/DJP/2014 tentang Zona Selamat Sekolah (ZoSS). Jakarta.

Kementerian Perhubungan. 2015. Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor: PM 96 Tahun 2015 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas. Jakarta.

Kementerian Perhubungan. 2016. Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor: PM 16 Tahun 2016 tentang Penerapan Rute Aman Selamat Sekolah (RASS). Jakarta.

Pemerintah Republik Indonesia. 2013. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2013 tentang Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Jakarta.

Pemerintah Republik Indonesia. 2014. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2014 tentang Angkutan Jalan. Jakarta.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan. 2014. Modul Pelatihan Perancangan Lajur dan Jalur Sepeda. Jakarta.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.