Evaluation Analysis of Commercial Port Hierarchy in Indonesia: A Case Study of Ports in East Java Province

Autor(s): Alwi Sina Khaqiqi, Alif Damara, Maulidia Putri Azuningrum, Wahyu Nur Hidayatun Nisa
DOI: 10.25104/transla.v23i2.1783

Abstract

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 61 Tahun 2009 tentang Penetapan Rencana Induk Pelabuhan Nasional(RIPN), pelabuhan dikelompokkan menjadi 4 hierarki yaitu Pelabuhan Utama, Pelabuhan Pengumpul, PelabuhanPengumpan Regional, dan Pelabuhan Pengumpan Lokal. Pengelompokan pelabuhan dilakukan denganmenggunakan beberapa kriteria dari segi teknis maupun non-teknis. Saat ini terdapat 1.240 pelabuhan yang tersebardi Indonesia, namun belum semua pelabuhan sesuai dengan hierarkinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuikesesuaian antara kondisi pelabuhan saat ini dengan kriteria RIPN, khususnya untuk pelabuhan di Provinsi JawaTimur. Indikator yang ditinjau meliputi potensi produksi, kapasitas terpasang, panjang dermaga, kecepatan bongkarmuat dan aliran produksi industri ke pelabuhan di Provinsi Jawa Timur. Hasil analisis menunjukkan bahwaproduksi arus muatan terbesar di Provinsi Jawa Timur adalah Pelabuhan Tanjung Perak sebesar 87,04%.Kesesuaian hierarki pelabuhan saat ini yaitu Pelabuhan Tanjung Perak sebagai Pelabuhan Utama, Pelabuhan Gresikdan Pelabuhan Tanjung Wangi sebagai Pelabuhan Pengumpul, dan Pelabuhan Probolinggo sebagai PelabuhanPengumpan Regional yang mana telah sesuai dengan usulan kriteria baru terkait hierarki pelabuhan pada RIPN.

Keywords

Aliran Muatan, Hierarki Pelabuhan, Jawa Timur, Produksi Pelabuhan.

Full Text:

PDF

References

Austin, E. (2015). Determination of Centre of Gravity and Dynamic Stability Evaluation of a Cargo-type Tricycle. American Journal of Mechanical Engineering, 26–31.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (2018). Provinsi Jawa Timur dalam Angka 2018. Surabaya: BPS Provinsi Jawa Timur.

Belma Yelbay, S. (2014). The Set Covering Problem Revisited: An Empirical Study of the Value of Dual Informaton. Istanbul: Sabanci University.

Ferrari, C. (2013). Performance and Quality Indexes in The Evaluation of The Terminal Activity: A Dynamic Approach. Science Direct, 77–86.

Hoffman, J. (2015). Variations Based on Linear Regression. Biostatistics for Medical and Biomedical Practitioners. 501–511.

Kabir, M. (2017). The Gravity Model and Trade Flow: Recent Developments in Econometric Modeling and Empirical Evidence. Science Direct.

Kementerian Perhubungan. (2017). Rencana Induk Pelabuhan Nasional (RIPN) KP. 432 Tahun 2017. Jakarta: Kementerian Perhubungan.

Li, H. (2016). Pavement Materials for heat Island Mitigation. Science Direct, 79–96.

Ligteringen, H., & Velsink, H. (2012). Ports and Terminal. Delft: VSSD.

Loh, H. S. (2014). Managing Port-Related Supply Chain Disruptions: A Conceptual Paper. The Asian Journal of Shipping and Logistics.

Obinna, E. (2016). Transportation Model: A Qualitative Solution Tool For Achieving Institutional And Managerial Goals In The 21st Century. International Journal of Quantitative and Qualitative Research Method.

PP 61. (2009). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 61 Tahun 2009 Tentang Kepelabuhanan. 1, 12–42.

Rahman, M. A. (2013). Centre of Gravity-Based on Analysis on The Dynamic of Extendable Double-Link. Material Science and Engineering.

Shimba, T. (1994). An Estimation of Center Gravity From Force Platform Data. Science Direct.

Sotinen, T. (2009). Operations Research. Vaasa: GNU Linear Programming Kit.

Triatmodjo, B. (2010). Perencanaan Pelabuhan. Beta Offset.

Wheeler, J. O. (2015). The Gravity Model. Encyclopedia of Social Measurement.

Witte, P. (2019). A Critical Review on The Evolution and Development of Inland Port Research. Transport Geography, 53–61.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.