Vol 20, No 1 (2022)

Konektivitas Sistem Transportasi Darat, Laut dan Udara dalam rangka menekan Logistic Cost di Jawa Timur

Gatot Armadiantoro Adi

Abstract


Abstract. Berdasarkan   data   World   Bank   Tahun 2018,   nilai   peringkat   Indonesia   dalam   Logistic Performance Index  (LPI)  mencapai  peringkat  46  dari  160  negara  di  dunia  dengan  skor  LPI sebesar 3,15. Nilai skor LPI Indonesia relatif terus meningkat sejak tahun 2010. Penilaian LPI didasarkan pada customs atau kepabeanan, infrastruktur, pelayaran internasional, kualitas dan kompetensi dalam bidang logistic, tracking and tracing serta timeless atau kecepatan pengiriman. Untuk menunjang dan meningkatkan kinerja perdagangan dan logistik di Jawa Timur diperlukan suatu  sistem  transportasi  yang  efektif  dan  efisien.  Sistem  transportasi  di  Indonesia  pada umumnya dan Jawa Timur pada khususnya, memiliki beberapa isu strategis yang menjadi kendala bagi kelancaran arus distribusi perdagangan dan logistik. Isu utama dalam sistem transportasi di Provinsi Jawa Timur adalah konektivitas antar moda transportasi, baik pada sektor transportasi darat, laut dan udara. Kendala pada transportasi laut berupa masih terpusatnya aktivitas pengiriman barang dari dan ke Jawa Timur di Pelabuhan Tanjung Perak dan dweling time yang masih  dinilai  lama  (diatas  3  hari).  Kendala  pada  tranportasi  jalan  berupa  minimnya  akses langsung dari pusat-pusat industri ke pelabuhan dan masih terdapatnya praktik Over Dimention Over Loading (ODOL).  Kendala  tranportasi  rel  berupa  belum  terkoneksinya  transportasi  rel sampai dengan pelabuhan menyebabkan terjadinya double handling. Kendala transportasi udara berupa   belum   terkoneksi   dengan   moda   rel   dan   angkutan   umum   bertrayek,   serta   masih terdapatnya wilayah kepulauan di Jawa Timur yang cenderung terisolir dan minim akses transportasi. Diperlukan suatu strategi peningkatan sistem transportasi multimoda untuk menangani permasalahan pada sistem transportasi tersebut sehingga mampu untuk meningkatkan kinerja sistem logistik di Jawa Timur dengan tujuan untuk menekan biaya logistik dan meningkatkan daya saing logistik di Jawa Timur. Peningkatan sistem transportasi multimoda berarti melibatkan kesinambungan proses transportasi antara satu moda dengan moda lainnya dengan sangat efektif dan efisien.

Keywords: Biaya logistik; Konektifitas antar moda; Isu strategis sistem transportasi.


Keywords


Biaya logistik; Konektifitas antar moda; Isu strategis sistem transportasi.

Full Text: PDF

DOI: 10.25104/mtm.v20i1.1984

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
Bookmark and Share