Strategi Peningkatan Pelayanan Transportasi Antarmoda Terpadu di Kota Palembang

Main Article Content

Listantari Listantari
Yessi Gusleni
Joewono Soemardjito
Hengki Purwoto

Abstract

Implementasi keterpaduan pelayanan transportasi antarmoda di Kota Palembang saat ini belum cukup optimal bila ditinjau dari jumlah penggunanya yang masih rendah dari perkiraan sehingga membutuhkan upaya peningkatan di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi keterpaduan pelayanan transportasi antarmoda di Kota Palembang saat ini. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan tujuan: (a) mendapatkan gambaran mengenai keterpaduan pelayanan transportasi antarmoda di Kota Palembang ditinjau dari tiga aspek, yaitu: (1) keterpaduan jaringan pelayanan; (2) keterpaduan manajemen operasional; dan (3) keterpaduan sistem pembayaran, (b) mengidentifikasi aspek-aspek yang mendukung terwujudnya keterpaduan pelayanan transportasi antarmoda, dan (c) merumuskan strategi peningkatan kinerja keterpaduan pelayanan angkutan umum di Kota Palembang berdasar prioritas penanganannya. Analisis menggunakan data hasil survey primer secara online melibatkan 80 responden pengguna angkutan umum terpadu dan pemangku kebijakan daerah dari instansi terkait di Kota Palembang. Hasil analisis menyimpulkan bahwa upaya pengembangan keterpaduan layanan transportasi antarmoda di Kota Palembang masih menghadapi kendala. Strategi yang direkomendasikan dari hasil penelitian adalah peningkatan ridership pada angkutan umum terpadu di Kota Palembang melalui pembenahan pada tiga aspek yang menjadi perhatian utama dengan urutan prioritas penanganan, yaitu: (1) waktu tempuh perjalanan; (2) besaran tarif layanan; dan (3) rute/trayek perjalanan angkutan. Implementasi strategi ini membutuhkan dukungan institusional yang menjalankan fungsi koordinasi, kolaborasi dan sinergi operasional pelayanan dari beragam jenis moda angkutan umum yang melayani di Kota Palembang.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Chowdhury, Subeh, Avishai (Avi) Ceder, and Bradley Schwalger. 2015. “The Effects of Travel Time and Cost Savings on Commuters’ Decision to Travel on Public Transport Routes Involving Transfers.” Journal of Transport Geography 43: 151_159-159.

Dinas Perhubungan Kota Palembang, 2019, “Konektivitas Angkutan Umum (BRT Transmusi, Angkutan Kota dan Angkutan Feeder) dalam rangka Mendukung Operasional LRT di Kota Palembang”, Materi Paparan.

Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, 2019, “Menuju Transportasi Terintegrasi”, Materi Paparan.

European Commission, 2004, Toward Passenger Intermodality in The EU, Dortmund.

Graham, Peter, and Corinne Mulley. 2012. “Public Transport Pre-Pay Tickets: Understanding Passenger Choice for Different Products.” Transport Policy 19 (1). https://doi.org/10.1016/j.tranpol.2011.07.003.

//www.oasth.gr/index_eng.php diakses Agustus 2020.

https://www.lta.gov.sg/content/ltagov/en/getting_around/public_transport/rail_network.html diakses Agustus 2020.

Kementerian Perhubungan, 2005, “Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: KM. 49 Tahun 2005 tentang Sistem Transportasi Nasional (Sistranas)”.

Kementerian Perhubungan, 2010, “Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 15 Tahun 2010 tentang Cetak Biru Transportasi Antarmoda/ Multimoda (2010-2030)”.

Magdalena, Maria, Win Akustia, Puslitbang Transportasi Antarmoda, Jl Medan, Merdeka Timur, and Jakarta Pusat. 2021. “Keterpaduan Antarmoda Transportasi Untuk Mendukung Operasional LRT Kota Palembang” 19: 32–47.

Metropolitan Transportation Commission, 1988, “Regional Transportation Plan”, California.

Müller, Guido, Sebastian Bührmann, Paul Riley, Hywel Wyn Rownlands, Tim Asperges, Veerle Beyst, Geert Claessens, et al. 2004. “Towards Passenger Intermodality in the EU . Report 2 : Analysis of the National Inventories on Passenger Intermodality Towards Passenger Intermodality in the EU Analysis of the National Inventories on Passenger Intermodality” 2 (October).

Navarrete, Francisca Javiera, and Juan de Dios Ortúzar. 2013. “Subjective Valuation of the Transit Transfer Experience: The Case of Santiago de Chile.” Transport Policy 25: 138–47. https://doi.org/10.1016/j.tranpol.2012.10.006.

Saliara, Klotildi. 2014. “Public Transport Integration: The Case Study of Thessaloniki, Greece.” Transportation Research Procedia 4: 535–52. https://doi.org/10.1016/j.trpro.2014.11.041

Seoul Metropolitan Government, 2005, “Seoul Public Transportation Reform: a Brand New Soul”, Seoul.

Vespermann, Jan, and Andreas Wald. 2011. “Intermodal Integration in Air Transportation: Status Quo, Motives and Future Developments.” Journal of Transport Geography 19 (6): 1187–97. https://doi.org/10.1016/j.jtrangeo.2011.05.003.

Vuchic, Vukan R., 1999, “Transportation for Livable Cities”, 1st ed, New Jersey: Rutgers.

Zhang, Yu, and Mark Hansen. 2008. “Real-Time Intermodal Substitution: Strategy for Airline Recovery from Schedule Perturbation and for Mitigation of Airport Congestion.” Transportation Research Record, no. 2052: 90–99. https://doi.org/10.3141/2052-11