Evaluasi Integrasi Fasilitas Alih Moda Pada Simpul Transportasi Di Perkotaan Yogyakarta

Main Article Content

Yessi Gusleni, SE., M.MTr
Listantari Listantari
Deni Prasetyo Nugroho

Abstract

Simpul transportasi perkotaan Yogyakarta (Bandara Adisucipto, Terminal Giwangan, Terminal Jombor) belum dimanfaatkan secara optimal oleh pengguna angkutan umum. Infrastruktur yang telah terbangun perlu dilakukan evaluasi bagaimana kondisi integrasi antar moda dalam simpul tersebut mampu memberikan layanan yang menerus (seamless) bagi masyarakat dalam memanfaatkan angkutan umum. Metode evaluasi dilakukan dengan melakukan survei lapangan dan penilaian pada 6 (enam) aspek yang terdiri dari: kedekatan, konektivitas, kenyamanan, keamanan dan daya tarik. Hasil penilaian menunjukkan secara umum Simpul Transportasi di Perkotaan Yogyakarta telah terintegrasi secara fisik dengan baik, namun perlu beberapa peningkatan aspek signage di terminal Giwangan dan Jombor dan aspek keselamatan bagi pengguna untuk berpindah moda pada saat menyeberang, dan aspek keamanan dengan keberadaan CCTV di Adisutjipto dan Jombor. Rencana pengembangan kawasan (pembangunan berorientasi transit, mix use area, park and ride), harus melibatkan kearifan lokal sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, meningkatkan pergerakan dan aktifitas simpul, sehingga mampu meningkatkan kegiatan perekonomian daerah.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Bicycle Federation of America Campaign to Make America Walkable, 1998, Creating Walkable Communities A guide for local governments. . (n.d.). Retrieved Desember 18, 2020, from //www.bikewalk.org/pdfs/ncbwpubwalkablecomm.pdf

Dinas Perhubungan DIY. (2017). Rencana Induk Transportasi Daerah Istimewa Yogyakarta. Yogyakarta: Dinas Perhubungan DIY.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. (2020). Investor Gathering Proyek Infrastruktur Perhubungan Darat. Jakarta: Kementerian Perhubungan.

Kedaulatan Rakyat. (2019, Juni 18). Persoalan Aset Terminal Giwangan Masih Dibahas, 2019, . (KR Jogja) Retrieved Desember 17, 2020, from https://www.krjogja.com/berita-lokal/diy/yogyakarta/persoalan-aset-terminal-giwangan-masih-dibahas

Llewelyn, & David, D. (2007). Urban Design Compendium: Urban Design Principles. English Partnerships, Design (p. 125).

Martin S and Murard, F,. (2006). Urban security: preventing incivilities and crimes to encourage more walking in public areas in OECD countries, centre fof Study of Urban Planning, . France.: Transport and Public Facilities.

Nadya Anjani Putri, C. Santi Muji Utami. (2020). Pangkalan Udara Adi Sutjipto Yogyakarta: Perkembangan Fungsi Lapangan Udara Dari Militer Menjadi Penerbangan Sipil Tahun 1964 - 2004. Journal of Indonesian History, 9(Juli 2020).

Rian Wulandari, Djoko Murwono. (2013). Analisis Karakteristik Pergerakan dan Load Factor Bus Antar Kota Antar Propinsi di Terminal Jombor. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Romadhona, P.J dan Akbar, A.P, . (2017). Evaluasi Kinerja Terminal Giwangan Yogyakarta. Konferensi Nasional Inovasi Lingkungan Terbangun, FTSP UII, Yogyakarta.

Untermann, Richard. (1984). Accomodating the Pedestrian: Adapting Towns and Neighborhoods for Walking and Bicycling. New York: Van Nostran Roinhora Company.