Peningkatan Efektifitas di Simpul Transportasi dalam Mendukung Integrasi Transportasi Antarmoda di Kota Medan

Main Article Content

rita rita
Elviana Roseva Simbolon
Saduddin Saduddin
Dewanti Dewanti

Abstract

Untuk meningkatkan keefektifan dan efisiensi sistem transportasi, pemerintah telah menyediakan banyak fasilitas infrastrukur transportasi seperti terminal bus dan stasiun kereta api, yang diharapakan dapat dimanfaatkan oleh pengguna, dalam hal ini masyarakat umum, namun dalam kenyataannya, dari sekian banyak fasilitas yang telah dibangun dan disediakan, masih banyak yang belum dimanfaatkan dan diutilisasi oleh pengguna atau masyarakat secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas simpul transportasi di Kota Medan (Terminal Bus Terpadu Amplas dan Stasiun Kereta Api Medan); menganalisa faktor-faktor yang sangat mempengaruhi efektifitas fungsi simpul transportasi di Kota Medan; dan membuat konsep simpul transportasi terpadu yang terintegrasi dengan transportasi antar moda menggunakan metode analisis faktor dan TRIZ (Theory of Inventive Problem Solving) untuk mendapatkan solusi dalam usulan konsep terminal terpadu yang efektif dan terintergrasi dengan transportasi antar moda. Dari hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa faktor kenyamanan, keamanan, dan keterhubungan/keterjangkauan (konektivitas) yang mempengaruhi simpul transportasi antarmoda di Kota Medan menjadi efektif; efektifitas simpul transportasi antarmoda di Kota Medan dapat diketahui dengan fasilitas yang dibangun dan dapat dimanfaatkan oleh pengguna moda transportasi; dan simpul transportasi antarmoda dapat terintegrasi dengan melakukan keterpaduan fisik, pembiayaan/pembayaran, fungsi, dan kelembagaan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Abdulkadir Muhammad, (2008), Hukum Pengangkutan Niaga, Cet. IV, Bandung: PT. Citra Aditya Bakti, Bandung.

Chai, K.-H., Zhang, J., & Tan, K.-C. 2005. A TRIZ-Based Method for New Service Design. Journal of Service Research, 8(1), 48 66.

https://doi.org/10.1177/1094670505276683

Clewlow, R.R., Mishra, G.S., 2017. Disruptive Transportation: The Adoption, Utilization, and Impacts of Ride-Hailing in the United States. [WWW Document]. URL https://itspubs.ucdavis.edu/wp-content/themes/ucdavis/pubs/download_pdf.php?id=2752 (accessed 10.12.20).

Dillon, R. W. & Goldstein, M. 1984. Multivariate Analysis and Applications. John

Wiley and Sons. New York.

G. Navas, Helena V. 2013. “TRIZ: Design Problem Solving with Systematic Innovation.” In Advances in Industrial Design Engineering. https://doi.org/10.5772/55979.

Hipple, J. 2012. The ideal result. What It is and How to Achieve it. Springer, New York, NY. DOI 10.1007/978-1-4614-3707-9

Krishnomo H., (1998), Analisis Performasi Fasilitas Bandar Udara Berdasarkan Kapasitas Eksisting, Thesis, Fakultas Pasca Sarjana Teknik Sipil, Institut Teknologi Bandung

Morton, C., Caulfield, B., & Anable, J. (2016). Customer perceptions of quality of service in public transport: Evidence for bus transit in Scotland. Case Studies on Transport Policy, 4(3), 199-207.

Pitsiava-Latinopoulou, M., & Iordanopoulos, P. (2012). Intermodal passengers terminals: design standards for better level of service. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 48, 3297-3306.

Starovoytova, D. 2015. Theory of inventive problem solving (TRIZ): his-story. IJISET–INTERNATIONAL, Journal of Innovative Science, Engineering & Technology (USA), 2(7).

Yashiro, R., & Kato, H. (2019). Success factors in the introduction of an intermodal passenger transportation system connecting high-speed rail with intercity bus services. Case Studies on Transport Policy, 7(4), 708-717.

Yashiro, R., & Kato, H. (2019). Success factors in the introduction of an intermodal passenger transportation system connecting high-speed rail with intercity bus services. Case Studies on Transport Policy, 7(4), 708-717.

Yumita, F.R., Irawan, M.Z., Malkhamah S., Kamal, M.I.H., 2020. Barriers, Abilities, and Strategies 2 toward Sustainable Public Transport System in 3 Yogyakarta, Indonesia

Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 48 tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 56 tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Perkeretaapian.

//dephub.go.id/post/read/integrasi-antar-moda-perlu-dikelola-dengan-baik-agar-tingkatkan-penggunan-angkutan-massal diakses tanggal 23 Desember 2020

//www.triz40.com/TRIZ_GB.php diakses tanggal 23 Desember 2020