Vol 19, No 2 (2021)

Proyeksi Transit Oriented Development oleh Masyarakat di Stasiun Tugu Yogyakarta

Fajar Susilowati, Yusfita Chrishnawati, Evi Puspitasari

Abstract


Penerapan kebijakan Transit Oriented Development (TOD) pada Kawasan Stasiun Tugu Yogyakarta menjadi suatu kebutuhan mutlak mengingat pertumbuhan di kawasan tersebut yang terus meningkat. Konsep ini merupakan suatu pendekatan melalui pengembangan kota yang memaksimalkan penggunaan angkutan massal yang dilengkapi dengan fasilitas jaringan bagi pejalan kaki atau pesepeda, serta tempat pemberhentian kendaraan lengkap dengan fasilitas parkirnya. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui tanggapan masyarakat terhadap penerapan kebijakan tersebut, faktor pendukung, dan dampaknya. Lingkup penelitian ini dilakukan terhadap masyarakat di sekitar Kawasan Stasiun Tugu Yogyakarta. Instrumen pengambilan data menggunakan teknik angket atau kuesioner, dilanjutkan observasi dan wawancara terstruktur berdasarkan pertanyaan kuesioner yang ada untuk menggali informasi lebih mendalam. Responden dalam penelitian sebanyak 30 orang yang dipilih secara acak yang mewakili masyarakat yang terdiri dari penduduk setempat, pengguna jalan, pengelola angkutan umum, pengguna fasilitas umum, pelaku kegiatan perekonomian, dan pemerintah daerah setempat. Data yang ada diolah menggunakan analisis data deskriptif dengan alat bantu SPSS. Hasil penelitian yang diperoleh menjelaskan bahwa fokus utama masyarakat terkait dengan penerapan TOD di Kawasan Stasiun Tugu Yogyakarta adalah kualitas fasilitas umum yang ada di kawasan tersebut, seperti toilet umum, mushola, dan tempat cuci tangan khususnya pada masa pandemi covid-19. Berdasarkan hasil penelitian ini juga diperoleh faktor utama yang mendukung penerapan kebijakan ini adalah peningkatan kualitas udara melalui peningkatan penghijauan dan penekanan tingkat polusi akibat banyaknya kendaraan di kawasan tersebut. Selanjutnya masyarakat yang paling terdampak dengan adanya kebijakan penerapan TOD ini adalah masyarakat pelaku kegiatan perekonomian di wilayah tersebut yang berprofesi sebagai wiraswasta.


Keywords


Transit-Oriented Development, Tugu Yogyakarta, angkutan massal, fasilitas publik

References


Abdullah, M. A. (2011) ‘Pembangunan Daerah ( Studi Kasus : Kabupaten Mamasa , Provinsi Sulawesi Barat )’.

Ali, L. et al. (2021) ‘Dynamics of Transit Oriented Development , Role of Greenhouse Gases and Urban Environment : A Study for Management and Policy’, Sustainability, 13(2536).

Amado, M. P. (2014) Urban planning: Practices, challenges and benefits, Urban Planning: Practices, Challenges and Benefits.

Arissa Sukardi, S. (2016) ‘The Potential of Transit Oriented Development Concept In Regional Center: Case Study in Malioboro District, Yogyakarta Special Region, Indonesia’.

Berman, T. (2016) Public participation as a tool for integrating local knowledge into spatial planning: Planning, participation, and knowledge, Public Participation as a Tool for Integrating Local Knowledge Into Spatial Planning: Planning, Participation, and Knowledge. doi: 10.1007/978-3-319-48063-3.

Chow, A. S. Y. (2014) ‘Urban Design, Transport Sustainability and Residents’ Perceived Sustainability: A Case Study of Transit-oriented Development in Hong Kong’, Journal of Comparative Asian Development, 13(1), pp. 73–104. doi: 10.1080/15339114.2014.892818.

Churchman, A. and Sadan, E. (2004) ‘Environmental Design and Planning, Public Participation in’, in Encyclopedia of Applied Psychology, Three-Volume Set. doi: 10.1016/B0-12-657410-3/00948-X.

Crowley, D. F., Shalaby, A. S. and Zarei, H. (2009) ‘Access walking distance, transit use, and transit-oriented development in North York city center, Toronto, Canada’, Transportation Research Record, 1986(2110), pp. 96–105. doi: 10.3141/2110-12.

Cytron, N. (2020) The Role of Transportation Planning and P in Shaping Communities.

Fahma, B. L. H. (2014) ‘Transit Oriented Development (TOD) di Sekitar Stasiun Tugu Yogyakarta Study’, pp. 145–152.

Fainstein, S. (2014) ‘Financialisation and justice in the city: A commentary’, Urban Studies. doi: 10.1177/0042098016630488.

Galang Maulana M, L. S. A. (2009) ‘Analisis Dampak Pembangunan Jembatan Suramadu Terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat Kabupaten Sumenep’, in Prosiding Perencanaan Wilayah dan Kota, pp. 12–18.

Hadi, W., Chrisnawati, Y. and Ikhsan, H. N. (2018) ‘Public transportation accessibility: towards sustainable transit oriented development (Case study: Depok Baru Station – Jakarta, Indonesia)’, in IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, p. 012012. doi: 10.1088/1755-1315/202/1/012012.

Humas DIY (2020) Pemda DIY Sepakat Kembangkan Stasiun Tugu Berbasis TOD - Berita | Portal Pemda DIY.

Ibraeva, A. et al. (2020) ‘Transit-oriented development: A review of research achievements and challenges’, Transportation Research Part A: Policy and Practice. Elsevier, 132(October 2019), pp. 110–130. doi: 10.1016/j.tra.2019.10.018.

Kamruzzaman, M. et al. (2014) ‘Advance transit oriented development typology: Case study in brisbane, australia’, Journal of Transport Geography. Elsevier Ltd, 34, pp. 54–70. doi: 10.1016/j.jtrangeo.2013.11.002.

Knowles, R. D., Ferbrache, F. and Nikitas, A. (2020) ‘Transport’s historical, contemporary and future role in shaping urban development: Re-evaluating transit oriented development’, Cities. Elsevier, 99(November 2019), p. 102607. doi: 10.1016/j.cities.2020.102607.

Li, Z. et al. (2019) ‘Land Use Policy Transit oriented development among metro station areas in Shanghai , China : Variations , typology , optimization and implications for land use planning’, Land Use Policy. Elsevier, 82(129), pp. 269–282. doi: 10.1016/j.landusepol.2018.12.003.

Ma, X. et al. (2018) ‘Sustainable station-level planning: An integrated transport and land use design model for transit-oriented development’, Journal of Cleaner Production. Elsevier Ltd, 170, pp. 1052–1063. doi: 10.1016/j.jclepro.2017.09.182.

Munawar, A. (2009) ‘Analisis Dampak Lalulintas Pembangunan Pusat Perbelanjaan : Studi Kasus Plaza Ambarukmo’, Sains dan Teknologi Lingkungan, 1(1), pp. 27–37.

Nasri, A. and Zhang, L. (2014) ‘The analysis of transit-oriented development (TOD) in Washington, D.C. and Baltimore metropolitan areas’, Transport Policy. Elsevier, 32, pp. 172–179. doi: 10.1016/j.tranpol.2013.12.009.

Niemeyer, S. and Spash, C. L. (2001) ‘Environmental valuation analysis, public deliberation, and their pragmatic syntheses: A critical appraisal’, Environment and Planning C: Government and Policy. doi: 10.1068/c9s.

Papa, E. and Bertolini, L. (2015) ‘Accessibility and Transit-Oriented Development in European metropolitan areas’, Journal of Transport Geography. Elsevier Ltd, 47, pp. 70–83. doi: 10.1016/j.jtrangeo.2015.07.003.

Rahayu, D. I. (2014) ‘Transit Oriented Development (TOD) di Sekitar Ataiun Tugu Yogyakarta’, Jurnal Penelitian Transportasi Darat, 16(564), pp. 1–73.

Raniasta, Y. S., Ikaputra and Widyastuti, D. T. (2016) ‘Pengembangan Kawasan Stasiun Tugu Yogyakarta Berbasis Transit Dengan Pendekatan Aksesibilitas’, Jurnal Penelitian Transportasi Multimoda, 14/No. 01/, pp. 41–54.

Stojanovski, T. (2020) ‘Urban design and public transportation–public spaces, visual proximity and Transit-Oriented Development (TOD)’, Journal of Urban Design. Routledge, 25(1), pp. 134–154. doi: 10.1080/13574809.2019.1592665.

Thomas, R. et al. (2018) ‘Is transit-oriented development ( TOD ) an internationally transferable policy concept ? Is transit-oriented development ( TOD ) an internationally’, Regional Studies. Taylor & Francis, 0(0), pp. 1–13. doi: 10.1080/00343404.2018.1428740.

Zhu, Z. et al. (2018) ‘Analyzing the impact of a planned transit-oriented development on mode share and traffic conditions’, Transportation Planning and Technology. Taylor & Francis, 41(8), pp. 816–829. doi: 10.1080/03081060.2018.1526882.


Full Text: PDF

DOI: 10.25104/mtm.v19i2.2039

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
Bookmark and Share