Vol 20, No 1 (2022)

Jalur Kereta Api Parangtritis – Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) sebagai Pendukung Mobilitas, Pariwisata, dan Angkutan Barang

Nur Budi Susanto, Imam Muthohar, Suryo Hapsoro Tri Utomo

Abstract


Sebagai salah satu perwujudan konsep “among tani dagang layar” pada pengembangan wilayah sisi selatan Bandara Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Pemda DIY berencana mengembangkan jalur kereta api Parangtritis – Bandara Kulon Progo untuk mendukung mobilitas masyarakat, memajukan perekonomian, dan mendorong pengembangan pariwisata. Artikel ini bertujuan untuk melakukan kajian jalur kereta api Parangtritis – Bandara YIA sebagai pendukung mobilitas, pariwisata, dan angkutan barang. Kajian titik simpul multimoda dilakukan dengan mempertimbangkan Rencana Induk Perkeretaapian Provinsi 2017-2036, RTRW DIY Tahun 2019-2039, Rencana Induk Transportasi DIY, serta Rencana Strategis Dinas Perhubungan DIY. Sementara itu kajian aspek manajemen risiko mencakup identifikasi, analisis dan mitigasi risiko. Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan tersedianya jalur kereta api Parangtritis – Bandara YIA serta implementasi simpul-simpul alih moda transportasi, wisatawan dapat menggunakan moda transportasi umum menuju ke berbagai kawasan pariwisata di Kabupaten Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul tanpa perlu menggunakan kendaraan pribadi. Selain itu, dengan adanya jalur kereta api Parangtritis – Bandara YIA memungkinkan angkutan barang dari pertambangan, pertanian, dan perikanan di Kulon Progo dan Bantul diangkut menggunakan kereta api menuju berbagai kota lain. Namun, untuk mewujudkan jalur kereta api Parangtritis – Bandara YIA perlu dilakukan pengendalian risiko aspek lahan, fluktuasi finansial, dan tingkat keterisian penumpang, serta mitigasi terhadap risiko desain, konstruksi, dan keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan.


Keywords


Jalur kereta api, Manajemen resiko, Pengembangan wilayah.

References


Asyiawati, Yulia dan Sinung Rustijarno. “Pengembangan Wisata Bahari di Wilayah Pesisir Selatan Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta”. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Unisba, Volume 7 No. 1 (2007): 1-7.

Basuki, Imam dan Amos Setiadi. “Potensi Angkutan Umum Pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta”. Jurnal Transportasi, Volume 15 No. 2 (Agustus 2015): 135-142.

BPS Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, 2020. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Angka 2020. Yogyakarta: BPS Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, 2019. FGD Akhir Analisis Pasar Wisata Kabupaten Bantul. [Online] Available at: https://pariwisata.bantulkab.go.id/filestorage/dokumen/ 2019/10/ANALISIS%20PASAR%20PARIWISATA%20BANTUL.pdf

[Diakses 05 April 2020].

Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta, 2017. Laporan Akhir Rencana Induk Transportasi Daerah Istimewa Yogyakarta. Yogyakarta: Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta, “Dishub D.I. Yogyakarta Ingin Hidupkan Terminal Imogiri Bantul,” Website Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta, 29 Juni 2018, https://dishub.jogjaprov.go.id/berita/terminal-imogiri-bantul-bakal-dihidupkan.

Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta, 2020. Rancangan Akhir Perubahan Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2017 -2022. Yogyakarta: Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, 2015. Laporan Akhir Rencana Induk Perkeretaapian Daerah Istimewa Yogyakarta. Yogyakarta: Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, 2017. Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 8 Tahun 2017 tentang Rencana Induk Perkeretaapian Provinsi Tahun 2017-2036. Yogyakarta: Biro Hukum Setda Daerah Istimewa Yogyakarta.

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, 2019. Peraturan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 5 Tahun 2019 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2019-2039. Yogyakarta: Biro Hukum Setda Daerah Istimewa Yogyakarta.

Juniati, Herma dan Reslyana Dwitasari. “Pengembangan Angkutan Shuttle Destinasi Wisata di Kabupaten Gunungkidul”. Jurnal Penelitian Transportasi Multimoda, Volume 13 No. 03 (September 2015): 147-158.

Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan Pemerintah Daerah, Daerah Istimewa Yogyakarta, 2017. Buku 2 Ringkasan Eksekutif Pekerjaan Kajian Trase, Lokasi Stasiun, dan Kebutuhan Lahan Koridor Utara Selatan dan Barat Timur. Yogyakarta: Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan Pemerintah Daerah, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menteri Perhubungan Republik Indonesia, 2012. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 60 Tahun 2012 Tentang Persyaratan Teknis Jalur Kereta Api, Jakarta: s.n.

Pemerintah Republik Indonesia, 2009. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Perkeretaapian, Jakarta: s.n.

Pemerintah Republik Indonesia, 2017. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2009 Tentang Penyelenggaraan Perkeretaapian, Jakarta: s.n.

Rosyidi, S. A. P., 2012. BAB X Perencanaan Geometerik Jalan Rel. Dalam: Prasarana Transportasi Jalan Rel Jurusan Teknik Sipil UMY. Yogyakarta: s.n., pp. 147-171.

Setiadi, Amos, “Konsep Among Tani Dagang Layar Tata Ruang Wilayah DIY dan Pembangunan Kawasan Wisata Bahari”. in Prosiding Seminar Nasional Riset dan Teknologi Terapan Ke 8 (RITEKTRA VIII), 2018, TA-44 – TA-52.

Utomo, S. H. T., 2009. Jalan Rel. Yogyakarta: Beta Offset.


Full Text: XML

DOI: 10.25104/mtm.v20i1.2145

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
Bookmark and Share