Vol 20, No 1 (2022)

Pengembangan Infrastruktur Transportasi Berkelanjutan di Kawasan Perdagangan Cokroaminoto Sebagai Bentuk Kontribusi Kota Humanis

Ari Ananda Putri, Yuanda Patria Tama

Abstract


Proyek infrastruktur transportasi yang efektif harus mengurangi dampak terhadap lingkungan, namun disisi lain harus mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan cara fokus terhadap aksesibilitas dan mobilitas. Pembangunan kota di Indonesia harus humanis dalam arti memperhatikan kepentingan manusia atau disebut human oriented development. Tujuannya yaitu merencanakan konektivitas infrastruktur transportasi berkelanjutan, terkait fasilitas parkir dan pejalan kaki untuk mewujudkan sistem transportasi ramah lingkungan. Metode survei yang digunakan dalam artikel ini adalah metode survei kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dalam dua tahap: pengumpulan data primer dan sekunder. Pada penelitian ini ada 3 (tiga) tahapan analisa yang akan dilakukan. Tahap analisa terkait kajian ruang parkir yang akan direlokasi, kinerja ruas jalan, aksesibilitas dan fasilitas pejalan kaki. Setelah dilakukan analisa perhitungan, diusulkan pemindahan parkir on street menjadi off street, terjadi peningkatan kinerja ruas jalan sebesar 63%. Analisa aksesibilitas pejalan kaki, memiliki jarak 600m terhadap lokasi perdagangan terjauh. Namun, jarak parkir off street 1 terhadap lokasi parkir off street 2 hanya berjarak 340m, sehingga aksesibilitasnya masih dapat dijangkau oleh pengguna jalan. Usulan pengembangan fasilitas infrastruktur berupa taman parkir perlu diimbangi dengan fasilitas pejalan kaki yang berkelanjutan, sehingga dapat menghubungkan antara infrastruktur Taman Parkir 1 dan 2 dengan pusat-pusat kegiatan di Jalan Cokroaminoto sebagai salah satu bentuk kontribusi dalam konsep kota humanis. Fasilitas penyeberangan sebaiknya ditingkatkan menjadi pelican dengan perhitungan waktu hijau minimum selama 12 detik, yang menimbulkan dampak terhadap peningkatan kapasitas jalan sebesar 36% dikarenakan hilangnya konflik antara pejalan kaki dan kendaraan bermotor.


Keywords


Transport Infrastructure, Sustainable Transport.

References


Campisi, T., Caselli, B., Rossetti, S., & Torrisi, V. (2022). The Evolution of Sustainable Mobility and Urban Space Planning: Exploring the factors contributing to the Regeneration of Car Parking in Living Spaces. Transportation Research Procedia, 60(2021), 76–83. https://doi.org/10.1016/j.trpro.2021.12.011

Cheng, Y. H., & Chen, S. Y. (2015). Perceived accessibility, mobility, and connectivity of public transportation systems. Transportation Research Part A: Policy and Practice, 77, 386–403. https://doi.org/10.1016/j.tra.2015.05.003

Connolly, C., Livy, M. R., Qiu, Y., & Klaiber, H. A. (2019). Capitalization of interconnected active transportation infrastructure. Landscape and Urban Planning, 182(September 2018), 67–78. https://doi.org/10.1016/j.landurbplan.2018.09.010

Ewing, R., Tian, G., Lyons, T., & Terzano, K. (2017). Trip and parking generation at transit-oriented developments: Five US case studies. Landscape and Urban Planning, 160, 69–78. https://doi.org/10.1016/j.landurbplan.2016.12.002

Ibrahim, M., El-Zaart, A., & Adams, C. (2018). Smart sustainable cities roadmap: Readiness for transformation towards urban sustainability. Sustainable Cities and Society, 37, 530–540. https://doi.org/10.1016/j.scs.2017.10.008

Kumakoshi, Y., Hanabusa, H., & Oguchi, T. (2021). Impacts of shared autonomous vehicles: Tradeoff between parking demand reduction and congestion increase. Transportation Research Interdisciplinary Perspectives, 12(April), 100482. https://doi.org/10.1016/j.trip.2021.100482

Manual Kapasitas Jalan Indonesia. (1997)

Mitchell, D., Claris, S., & Edge, D. (2016). Human-Centered Mobility: A New Approach to Designing and Improving Our Urban Transport Infrastructure. Engineering, 2(1), 33–36. https://doi.org/10.1016/J.ENG.2016.01.030

Pearce, D. M., Matsunaka, R., & Oba, T. (2021). Comparing accessibility and connectivity metrics derived from dedicated pedestrian networks and street networks in the context of Asian cities. Asian Transport Studies, 7(June 2020), 100036. https://doi.org/10.1016/j.eastsj.2021.100036

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. (1997). Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor : SK.43/AJ007/DRJD/97 tentang Perekayaan Fasilitas Pejalan Kaki di Wilayah Kota. Jakarta

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. (1998). Pedoman Perencanaan dan Pengoperasian Fasilitas Parkir

Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat. (2018). Pedoman Perencanaan Teknis Pejalan Kaki

Roca-Riu, m., Fernandez, E., & Estrada, M. (2015). Parking slot assignment for urban distribution : Models and formulations. Omega (United Kingdom), 57, 157-175.

https://doi.org/10.1016/j.omega.2015.04.010

Tama, Y. P., Putri, A. A., & Madani, M. W. (2021). Integration of a Sustainable Transportation System in the Ubud – Bali Tourism Area. Journal of Multimodal Transportation, 19, 10–19.

Tamin, Ofyzar Z. (2008). Perencanaan, Pemodelan, dan Rekayasa Transportasi. Bandung: ITB

Toroyan, T., Peden, M., Iaych, K., & Krug, E. (2013). More action needed to protect vulnerable road users. The Lancet, 381(9871), 977–979. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(13)60606-6

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kombinasii (Mixed Methods). Bandung : Alfabeta


Full Text: PDF

DOI: 10.25104/mtm.v20i1.2146

Refbacks

Bookmark and Share