Ketersediaan Dan Konektivitas Angkutan Laut di Pulau Tertinggal di Wilayah Provinsi Sumatera Barat

Bambang Siswoyo

Article Metrics

Abstract view : 286 times
PDF - 510 times

Abstract

Transportasi menjadi salah satu alat pemersatu dan pembuka jalan bagi kegiatan perekonomian, sehingga menjadikan daerah berkembang dan diperhitungkan dalam kegiatan perekonomian dan lain-lain. Untuk mendukung kelancaran peningkatan pelayanan angkutan laut sehingga aksesibilitas daerah-daerah yang tertinggal bisa berinteraksi dengan wilayah lain, maka dilakukan kajian ini. Kajian bermaksud menganalisis dan evaluasi ketersediaan angkutan laut yang melayani pada daerah tertinggal di Propinsi Sumatera Barat, sedangkan tujuan kajian adalah strategi peningkatan pelayanan angkutan laut pada daerah tertinggal di Propinsi Sumatera Barat. Hasil yang diharapkan dari kajian ini strategi peningkatan pelayanan angkutan laut pada daerah tertinggal di Pulau Sumatera. Dengan analisis konektivitas sampai pada iterasi ke-3 dihasilkan bahwa total keterhubungan tertinggi mencapai 70 ada di Padang, Pulau Sipora dan Pulau Pagai Utara ke pulau-pulau yang merupakan ibukota kecamatan, di kabupaten Mentawai. Selanjutnya disusul Pulau Pagai Selatan dan Pulau Siberut mencapai 57. Untuk nilai konektifitas total keterhubungan dengan nilai konektifitas tertinggi mencapai 56 ada di Padang, Pulau Sipora, dan Pulau Pagai Utara ke pulau-pulau yang merupakan ibukota kecamatan, di kabupaten Mentawai. Selanjutnya disusul Pulau Siberut dan Pulau Pagai Selatan mencapai 48, dari total nilai konektifitas 264.

Full Text:

PDF

References

Badan Pusat Statistik, 2010, Kabupaten Natuna Dalam Angka, Kota Padang;

BAPPENAS, 2007, Evaluasi Paruh Waktu Daerah Tertinggal, Jakarta;

Dajan, Anto, 1983, Pengantar Metode Statistik Jilid I, LP3ES, Jakarta;

Gaspersz, Vincent, 1992, Teknik Analisis Dalam Penelitian Percobaan, Tarsito, Bandung - Indonesia;

Irawan, Handi, 2003, 10 Prinsip Kepuasan Pelanggan, ElekMedia, Computindo, Jakarta;

Lukman, Sampara, 1999, Manajemen Kualitas Pelayanan, STIA-LAN Prss, Jakarta.

Manheim, Marvin L, 1979, Fundamentals of Transportation System Analysis, volume I, Basic Concept, The MIT Press, Cambridge;

- - -, 1984 Metodologi Penelitian -Analisis Kuantitatif, Lembaga Pendidikan Doktor, Universitas Gajah Mada, Y ogyakarta - Indonesia;

Moenir, H.A.S., 2001, Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia, Bina Aksara, Jakarta;

Morlock, Edward K, 1978, Introduction to Transportation Engineering and Planning, Mc. Graw Hill, Inc, New York;

- - - - - , 2002, Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah, Penerbit Andi, Y ogyakarta;

- - - - - , Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal;

Profil Perhubungan Laut Propinsi Sumatera Barat, 2010;

Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Propinsi Sumatera Barat 2011-2031;

Undang Undang 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, Kementerian Perhubungan, Jakarta-Indonesia, 2008;

Copyright (c) 2018 Warta Penelitian Perhubungan
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Jurnal Warta Penelitian Perhubungan have been indexed on: